Merasakan kehadiran Tuhan pada saat membaca alkitab dan berdoa subuh di Kos Yogyakarta Part 1
![]() |
| SALIBMU |
Waktu saya berkuliah di Jogjakarta semester 1 masih aktif ikut perkumpulan rohani di kampus. Awal mulanya saya tidak paham bagaimana cara ibadah perkumpulan rohani ini. Saya berkuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta jurusan hukum. Saat itu ada kakak rohani yang menghampiri saya dan mengajak saya untuk mengikuti jadwal ibadah yang sudah ditetapkan. Mereka mengajarkan bagaimana berpuasa yang mana pada waktu itu saya masih polos menyetujuinya. Puasa pertama saya masih sanggup tetapi doa menara pukul 12 malam kami harus berkumpul dan berdoa bersama. Tiada hari kami tanpa ibadah kesana kemari dan beribadah dikampus fakultas akuntansi dengan jarak yang cukup jauh dari kos an saya walaupun motor sudah ada kala itu. Kakak rohani mengatakan agar membeli buku saat teduh dan ibadah malam dan subuh dikamar secara pribadi. Saya mencoba melakukannya beberapa hari walau terasa ngantuk sekali dan berat untuk bangun. Beberapa hari berlalu saya belum merasakan apapun ketika SAAT TEDUH dan saya merasa bahwa lelah sekali dan hampa tidak merasakan apapun. Tetapi Tuhan sangat mengasihi saya sehingga Ia memberikan pergumulan kepada saya yang mana akhirnya saya mengadu kepada Tuhan. Subuh pukul berapa saya tidak ingat sekali, pada waktu saya masih terlelap saya bisa mendengar Nyanyian yang begitu indah dan sangat ramai ditelinga. Singkat cerita, saya merasakan ada yang mengangkat tubuh saya untuk bangun dan ketika saya membuka mata betapa kagetnya disekitar saya sodara kandungku dan kawan masih tidur disamping saya. Kami satu kos barengan dan kamar berdekatan tetapi saat itu saya memilih untuk bergabung tidur dengan mereka. Tersontak heran sambil bertanya dalam hati siapa yang menarik tangan dan tubuh saya sehingga saya terbangun dan siapa yang bernyanyi lagu rohani tadi ditelinga saya. Seketika itu juga saya menghampiri meja yang biasanya saya duduk untuk membaca alkitab dan berdoa, didepan saya ada poster Tuhan Yesus yang sengaja saya tempel disitu. Saya berdoa mengucap syukur dan beryanyi sambil menangis berucap bahwa luar biasa Tuhan mengijinkan saya mendengar suara nyanyian rohani dan Dia membangunkan saya. Apa yang sudah saya perbuat padaNya? saya selalu mengeluh kelelahan ibadah sana sini dengan kakak rohani dan konseling rohani. Ketika saya mengucapkan kata AMIN, saya jelas sekali melihat wajah tuhan di poster tersenyum. keesokannya saya ceritakan kepada kakak rohani dan tidak sangka dia kalau saya bisa merasakan hal tersebut karena katanya dia tidak pernah mengalami hal demikian. Saya bersaksi waktu ibadah perkumpulan pemuda kampus dan mereka menyambut dengan baik. Tuhan luar biasa dan hebat wahai teman-teman dan sodaraku terkasih dimanapun kalian berada. Ada banyak pengalaman rohani yang saya rasakan karena Dia yang mengijinkanya.


Komentar
Posting Komentar